Monday, July 9, 2012

Mengantarmu

Ingin rasanya siang ini berada di Bumi Kartini kemudian menuju Kota Bermenara, turut mengantarkan adikku yang akan ngangsu kaweruh di pesantren, tapi ragaku di sini... Jarak yang tak dekat ini tak mungkin kutempuh sekedipan mata.

Ragil...
Slamat meneruskan perjalanan untuk semakin dekat dengan Yang Rahmah...
Semoga niat tulusmu ini diiringi kemudahan dalam setiap langkah, keridloan dalam setiap hela nafas, kesuksesan untuk segala perjuangan. Siang ini aku hanya mampu memelukmu dari jauh, dengan doa...
#Kiss and Big Hug

Sunday, July 8, 2012

Pesan Alam

Ini seperti menulis cerita di atas kertas
Walau ceritaku tak berbalas
Berbicara dengan alam membuatku merasa lepas...

Thank You, Love

-Persawahan Leuwiliang, 7 Juli 2012 Pagi-

Saturday, June 16, 2012

Pain is Beautiful

Tombakku tidak melunak pada orang banyak*
Tetapi pagi dan petang membuatnya lunak.
Kepada Tuhan kuminta keselamatan dari sakit*
Namun ternyata kesehatan adalah penyakit.
-RA-

Tulisan ini mejadi respon atas tulisan saya sebelumnya. Ya, bagaimana kalau quote Beauty is Pain kita ganti abaikan? Haha, mungkin terkesan sebuah pembelaan atas kebiasaan diri tampil biasa-biasa saja, tanpa make-up dan juga penampilan sederhana.

Sekarang coba kita sedikit berbicara tentang Pain is beautiful.

Sakit bukanlah suatu hal yang terkutuk, bukanlah sebuah musibah yang harus disesali sepanjang hidup. Cobaan hidup berupa sakit adalah sebuah anugrah agar kita lebih kuat, tegar, sabar, dan lebih dekat dengan Pencipta. Tuhan tidak menguji hamba-Nya di luar kemampuannya.
Penyakit bukanlah sesuatu yang harus ditakuti selagi otak kita berfikir dan hati memohon untuk segala kebaikan dan kesembuhan, begitu ujar teman-guruku.

Sakit yang kita tangisi tak akan menghadirkan ketegaran. Namun tangisan yang hadir saat kita kesakitan bukanlah suatu kelemahan mutlak.

Banyak pelajaran yang akan kita dapat di saat kita sakit jika kita menyikapinya dengan benar. Kata sahabatku, “Percayalah, dalam pahitnya ‘obat’, ada ‘manis’ yang tak kau temui dimanapun, bahkan suatu saat kau pun merindukan manis dalam obat itu. Dalam sakit yang kau rasakan sekarang, ada ‘nikmat’ yang ga pernah bisa dirasakan oleh orang lain.. Dan suatu saat kau akan merindukan nikmat disetiap sakit yang kau rasakan sekarang.”

Yah, begitu indahnya perjalanan ini dan begitu sederhananya hidup ini.

Wahai Yang Maha Penyembuh, sembuhkanlah saudara-saudaraku yang sedang sakit. Jadikanlah kami hamba-Mu yang selalu meyukuri ni'mat-Mu dan sabar atas cobaan-Mu...